piwik analytics

Google+ Twitter Facebook YouTube News Feed Mailing List

Studi di Jerman?

Mengapa kami membuat halaman ini?

Melakukan studi di luar negri, terutama Jerman memerlukan persiapan yang matang. Hal terutama yang dibutuhkan adalah informasi. Sewaktu kami ,penulis merencanakan studi di Jerman kami merasa kesulitan untuk mendapatkan informasi, terlebih karena kemampuan bahasa Jerman kami yang belum memadai, sehingga sulit untuk mengadakan kontak dengan pihak Universitas di Jerman maupun untuk sekedar mencari informasi di Internet(yang kebanyakan berbahasa Jerman). Mulai dari sekolah bahasa bagaimana cara mendaftar, apa saja yang perlu diurus, bagaimana mengurus tempat tinggal. Jadi tujuan kami membuat homepage ini adalah memberikan bantuan informasi ataupun membantu langsung bagi calon mahasiswa baru.

Informasi yang kami sertakan dalam homepage ini juga bersifat umum, mungkin di beberapa perguruan tertinggi tertentu ada perbedaan prosedur atau persyaratan. Oleh karena itu sangat disarankan buat para pelajar yang ingin melakukan studi di Jerman untuk mencari informasi sendiri baik di berbagai tempat informasi di Indonesia ataupun di Akademiches Auslandamt (AAA) atau Universitas/FH yang dituju.


Apakah keuntungan belajar di Jerman?

Karena subsidi pemerintah Jerman, studi di Jerman memerlukan biaya kuliah yang lebih rendah dibandingkan dengan negara besar lainnya. Di beberapa bundesland masih dipungut biaya semester. Biaya hidup (termasuk biaya uang semester sekitar 400-700 euro per bulan).

Sejak lama Jerman dikenal sebagai negara yang berteknologi tinggi, hal ini tentu berasal dari kualitas Universitasnya mempunyai hubungan erat dengan industri.

Tetapi selain perkembangan akademis ada banyak manfaat lain yang dapat diperoleh setelah melakukan studi di Jerman salah satunya adalah perkembangan karakter. Situasi hidup di Jerman melatih seseorang untuk disiplin,tepat waktu, mandiri dan inovatif.

Segala hal di Jerman diatur secara sistematis dan teratur. Semua yang mau dilakukan direncanakan dengan rapih jauh hari sebelumnya. Pendidikan di Jerman memberikan banyak kebebasan kepada mahasiswa/mahasiswinya. Di Jerman tidak ada yang memaksa atau mengawasi mahasiswa/mahasiswi untuk datang kuliah. Daftar absen tidak berlaku di sini. Kebebasan ini tentu menuntut lebih banyak tanggung jawab.


Apakah kerugian belajar di Jerman?

Tetapi kita juga perlu realistis untuk melihat kekurangan studi di Jerman. Pertama adalah kendala bahasa, bahasa Jerman bukanlah bahasa yang mudah dipelajari, di sisi lain kemampuan berbahasa Inggris yang sangat diperlukan di dunia kerja nanti, yang otomatis kurang terlatih dengan baik selama masa studi di Jerman. Kecuali bila Anda mengambil program Internasional dengan bahasa pengantar Inggris. Bila Anda inginkan, Anda juga dapat mengambil jam tambahan di Universitas untuk pelajaran bahasa Inggris.

Kelemahan yang kedua adalah masa studinya yang relatif lebih panjang dibandingkan dengan teman sejawat di Indonesia.

Discuss this article
You need to log in or register to participate in this discussion.