piwik analytics

Google+ Twitter Facebook YouTube News Feed Mailing List

Mereka bilang, saya Monyet!

Film berjudul: Mereka bilang, saya monyet!, adalah hasil karangan Djenar maesa Ayu, berceritakan pengarang cerita anak-anak yang mengingat kembali kenangan pahit masa lalu, hingga memacu dia untuk berhenti mengarang cerita anak-anak, dan mulai mengarang cerita dewasa.

 

Judul : Mereka bilang, Saya Monyet!
Jenis Film : Drama
Pemain : Titi Sjuman, Jajang c. Noer, Bucek, Henidar Amroe, Ray Sahetapy
Sutradara : Djenar Maesa Ayu
Produksi : Intimasi Production, Plaza Senayan

Film ini mungkin bisa menarik perhatian pencinta film indonesia, dikarenakan penulis film ini merupakan pengarang yang cukup dikenal di Indonesia, tapi apakah film ini bakal bisa sebagus dengan apa yang ia tulis. mungkin iya, mungkin saja...

Film dari perawakan dua cerita yaitu 'Lintah' dan 'Melukis Jendela' yang diperani oleh aktorĀ² dan aktrisĀ² muda atau juga belum dikenal, mungkin membuat penonton berpikir kalau jalan cerita bakal jadi kaku, karena atau membosankan, tapi dengan jalan cerita yang menarik dengan teka teki, apa sebenarnya yang mereka ingin cerita kan, dengan perpindahan waktu ke waktu, membuat jalur cerita tidak membosankan. dan juga dipenuhi beberapa adegan yang bisa dibilang agak berani untuk mata orang Indonesia, sehingga ada bumbu kontroversial, tapi bukan berarti ini hanya untuk menampilkan sebuat fenomena. ini justru lebih menampilkan bagaimana kehidupan kawula muda di Indonesia sekarang ini.

Synopsis, (diambil dari official website):

Masa lalu kelam adalah sebuah momok yang mendikte arah masa depan kita. Hal ini terlihat sangat nyata pada Adjeng, seorang penulis muda yang masih terkurung oleh bayang bayang masa lalunya. Penjara inilah yang membentuk karakter Adjeng yang mendua. Di satu sisi ia bersikap sangat agresif ketika sedang bersama teman teman dan kekasihnya, namun di sisi lain ia terlihat begitu pasif di depan ibunya.

Keinginan untuk lepas dari semua tekanan inilah yang mendorong Adjeng untuk mengekspresikannya ke sebuah karya tulis. Namun rasa keberatan Ibu memberikan sebuah dilema kepada Adjeng. Mampukah Adjeng keluar dari bawah tekanan Ibu untuk berdamai dengan masa lalunya?

Latar Belakang Mereka Bilang, Saya Monyet! (diambil dari official website):
Tingginya tingkat tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak dari dulu hingga saat ini mewarnai kehidupan kita sehari-hari. Minimnya edukasi masyarakat atas hak manusia sebagai individu, lemahnya peranan hukum, masalah gender, dan pemahaman seks sebagai hal yang amat ditabukan, menjadi faktor terpenting dari sekian unsur yang membuat pelecehan seksual dan tindak kekerasan dalam rumah tangga semakin memburuk. Korban kekerasan maupun pelecehan seksual yang seharusnya mendapat dukungan hukum maupun moril tidak jarang yang akhirnya harus kembali menjadi korban untuk kesekian kalinya akibat haknya terpasung dan dibungkam demi menyelamatkan nama baik keluarga dari aib. Keluarga, sebuah koneksi terdekat dalam pertalian darah yang seharusnya melindungi, justru menjadi bagian dari kejahatan itu sendiri.

Berangkat dari realitas yang amat memprihatinkan ini, INTIMASI PRODUCTION dan Djenar Maesa Ayu, didukung oleh PLAZA SENAYAN, berupaya mengangkatnya ke dalam layar lebar, setelah kurang lebih selama dua tahun mengerjakan penulisan script bersama Indra Herlambang.

Selamat menikmati

Discuss this article
You need to log in or register to participate in this discussion.