piwik analytics

Google+ Twitter Facebook YouTube News Feed Mailing List

Seminar Pusat 2010: The Truth behind Our Healthy Food

Habt ihr das ganze Seminar 2010 verpasst? Habt ihr schon etwas im Seminar vergessen? Klickt doch mal rein! Ich wünsche Euch viel Spaß beim Lesen

„Schweinenackensteak...enak!!
Babi Kuluyuk...enak!!
Nasi campur babi..... enak.
Apapun asal babi pasti enak!”
Emak: Bahaya! Kamu jangan makan babi melulu di sana ya, Nak!
Anak:Weits! Tenang dulu,Mak. ini cuma yel kok..

Suhu masih di bawah 0°C dan sejauh mata memandang hanya ada hamparan salju putih. Sekitar pukul 14.00 tiba dua rombongan pertama anak-anak muda dari Aachen, Jülich, Paderborn, Hannover, dan Hamburg di Stasiun Bad Karlshafen. Banyak dari mereka langsung berlarian turun dari kereta dengan semangat 45 dan memeluk teman-teman yang sudah lama tidak saling jumpa. Beberapa dari mereka terlihat masih malu-malu. Kesunyian kota Bad Karlshafen seketika itu juga terpecah oleh celotehan-celotehan riang mereka. Mereka adalah anggota Keluarga Mahasiswa Katolik Indonesia (KMKI) yang berdomisili di Jerman.

Mereka kemudian diantar ke Jugendherberge (semacam tempat penginapan) dengan mobil. Sesampainya di tempat tujuan, segeralah mereka membawa koper-koper dan tas mereka ke dalam. Sementara menunggu kedatangan teman-teman dari kota lain,beberapa dari mereka mencuri-curi kesempatan untuk bermain dengan kereta luncur milik Jugendherberge.

Hari itu tanggal 27 Desember 2010 mereka berkumpul dalam acara Seminar Pusat yang kali ini diadakan di Jugendherberge Helmarhausen di Bad Karlshafen (Hessen) dan mengangkat tema: „the Truth behind our Healhty Food“. Seminar ini rutin diadakan setiap akhir tahun, tentunya dengan tema yang berbeda-beda. Seminar ini diikuti oleh sekitar 50 orang peserta dari seluruh Jerman. Tak kenal maka tak sayang, maka acara perkenalan menjadi acara wajib pertama di malam itu. Setiap peserta akan mendapat giliran, maju ke meja panas dan menjawab 5 pertanyaan yang diajukan peserta lain.

Keesokan harinya seminar dilaksanakan. Setelah sarapan dan renungan pagi yang dibawakan oleh Musa Maria Dibya, seminarpun dimulai. Panitia mengundang dua orang pembicara, Bapak Wahyudi David dari Department of Organic Food Quality and Food Culture University of Kassel dan Ibu Fitria Bermanakusumah, analis sertifikasi FLO-Cert GmbH wilayah Asia. Seminar sendiri hanya berlangsung 1 hari pada 28 Desember 2010, namun para peserta mengikuti seminar dengan antusias karena mendapatkan banyak informasi baru seperti Fair Trade,GMO, dan produk transgenik. Bagaimana memilih buah atau sayuran yang paling baik untuk dikonsumsi, bagaimana cara mengkonsumsi makanan yang paling baik, apakah protein baru akibat dari transgenik pada makanan baik untuk tubuh, dan masih banyak lagi. “Tema seminarnya juga menarik, jadi tahu deh selama ini yang gue makan gak sehat,” tutur Aryanti. Akhir seminar ditutup dengan kuis berhadiah produk Fair trade dari pembicara ini. Di sini dites apakah peserta benar-benar mengerti isi seminar tadi dan ternyata semua pertanyaan dapat terjawab dengan benar.

Acara dilanjutkan dengan sidang pleno pada keesokan harinya. Sidang yang berlangsung cukup alot, namun di bawah dua moderator, Aryanti Putri dan Ariel Pratomo, yang menjuluki diri mereka om dan tante momod, pleno berjalan dengan aman terkendali dan akhirnya berhasil ditutup dengan terpilihnya panitia kerja yang baru untuk periode 2011.

“Lega... Walaupun plenonya sangat menguras energi dan molor, tapi peserta kooperatif dan akhirnya beberapa tema inti beres, karena sudah terbentuk PK (Panitia Kerja.-red) pusat yang baru dengan lengkap, “ ujar Cornelius Swiyanto, si pria kalem kelahiran Surabaya yang sekarang tinggal di Aachen, koordinator KMKI Pusat 2010.

Frans Mandeko yang sedang mengambil master Automatisierungstechnik di RWTH Aachen, terpilih menjadi koordinator untuk KMKI Jerman tahun 2011. „Semoga kita, pengurus dan anggota KMKI, bisa saling membantu dan saling mengkoreksi supaya kita bisa membuat KMKI tercinta ini lebih maju lagi dan lebih dikenal di kalangan masyarakat Jerman,“ ucapnya setelah terpilih.

Sekitar pukul 23.00 sidang pleno akhirnya selesai. Eits, tunggu dulu! Itu belum puncaknya. „Plenonya super lama! 14 jam, ajegile... acara seneng-senengnya jadi berkurang, walaupun itu nggak berarti mengurangi kesenangan sempus kali ini dong?“ kata Anindya Siddharta yang akrab dipanggil Aci. Di bawah pimpinannya dan Husain Yusuf, peserta digiring ke bawah dan masuk ke ruangan makan yang gelap, per kelompok. Di dalam anggota kelompok harus menuntun anggota yang lain yang ditutup matanya keluar dari ruangan itu tanpa menyentuhnya. Inti permainan ini: peserta harus saling percaya satu sama lain.

Ini baru pemanasan. Setelah ini setiap kelompok wajib untuk menunjukkan yel-yel dan atraksi. Beberapa kelompok mengkerutkan dahi dan berusaha memeras otak di tengah malam untuk mendapatkan ide-ide ‘gila’. Alhasil terciptalah atraksi-atraksi mendadak yang membuat peserta terkikik geli dan kehabisan nafas karena terlalu banyak tertawa. Ada kelompok yang menampilkan drama, pantomim, juga puisi berantai.

Waktu menunjukkan pukul 02.00 dini hari ketika mereka mengakhiri acara ini. Namun banyak dari mereka yang masih asyik melanjutkan obrolan dengan teman-teman. „Meskipun baru pertama kali ikut seminar pusat, gue ngerasa temannya ramah-ramah. Terus banyak ketemu teman baru maupun teman lama yang udah lama nggak kontak,“ kesan Andreas Sosilo.

Seminar ditutup pada hari terakhir dengan misa yang dipimpin oleh Pater Fidelis Waton. Beberapa peserta masih terlihat mengantuk dan batuk-batuk, namun tetap semangat menyanyikan lagu-lagu yang masih bernuansa natal. Sekitar sore hari, mereka kembali ke kota masing-masing. Empat hari rasanya cepat sekali berlalu.

Tahun depan, tepatnya pada 1 Januari 2012, KMKI merayakan hari jadinya yang ke 50. Bukan angka yang muda, walaupun pengikutnya masih muda. Martin Widjaja yang akrab dipanggil Sulit, akan langsung turun tangan mengurus seminar mendatang „Seminar 2011 jelas beda, selain waktu yang satu hari lebih panjang, nostalgia juga menjadi unsur yang penting di seminar mendatang. Surprize lah..!“ Semangat dan sukses selalu, teman-teman KMKI! Sampai bertemu di seminar akhir tahun nanti.

tulisan: Felicia Primadita
foto: Kristanto Irawan Putra

Discuss this article
You need to log in or register to participate in this discussion.