piwik analytics

Google+ Twitter Facebook YouTube News Feed Mailing List

Keluarga Mahasiswa Katolik Indonesia
Image1\

BROT Minggu, 3 September 2017 - Hari Minggu Biasa XXII, Hari Minggu Kitab Suci Nasional

 

brot logo v1

Bacaan Injil: Mat. 16:21-27

Mat 16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
Mat 16:22 Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
Mat 16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Mat 16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Mat 16:25 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Mat 16:26 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
Mat 16:27 Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Sumber : http://www.imankatolik.or.id/kalender.php

 

Innere Schweinehund

Sumber : https://www.weltbild.de/artikel/buch/guenter-der-innere-schweinehund-wird-schlank_13648178-1

Homili:

Seringkali terjadi ketika kita sedang memikirkan suatu misi atau niat untuk melakukan sesuatu dalam hidup kita, seakan-akan muncul suara-suara lain dalam benak kita yang entah memberi pertimbangan lain, entah mengingatkan akan peristiwa masa lalu terkait niat itu, entah melarang melakukannya karena da resiko-resiko yang akan kita hadapi. Ada yang menyebutnya suara hati, ada menyebutnya otokritik, orang Jerman bilang "innere Schweinehund".

Injil Minggu ini bisa sangat historis sekaligus kaya simbolis. Mungkin benar bahwa Yesus pada saat itu sedang meramalkan masa depan karyaNya dan ditanggapi sedemikian rupa oleh murid-muridNya. Namun bisa juga suara yang diletakkan di mulut Petrus ini sebuah personifikasi "innere Schweinehund"-Nya Yesus.

Resiko "perlawanan" Yesus terhadap praktek keagamaan Yahudi pada waktu itu berpotensi besar mengarahkanNya pada eksekusi mati. Sebagai manusia seutuhnya, Yesus tentu mempunyai kegentaran juga, atau mungkin keraguan apakah ini jalan yang betul-betul dipilih Bapa untuk Ia jalani demi menyelamatkan manusia.

Kita sering bertanya: what is the meaning of all this suffering? Dalam studi, dalam bekerja, dalam bergaul. Apa gunanya susah payah berdisiplin? Apa gunanya susah payah berhemat? Apa gunanya susah payah menahan diri untuk tidak melakukan ini dan itu? Mengapa tidak semua hal boleh dilakukan saja? Mengapa tidak semua orang diberi kelimpahan? Mengapa tidak semua orang diberi kemudahan saja?

Guru SMA saya pernah berkata: "uang yang diperoleh dengan cara mudah, akan mudah pula habisnya".

Yesus bicara soal "value". Nilai dari kehidupan. Harga sebuah keselamatan. Martabat dari sebuah kemuliaan.

Ketika uang berlimpah, dia justru kehilangan nilainya. Ketika semua hal mudah, maka tiada lagi keistimewaan oleh peraihnya. Ketika semua dibolehkan, maka hidup akan jadi hampa, tiada lagi yang harus dikejar, tiada lagi yang harus dipertahankan.

Jika susah payah perjuanganmu mengejar sesuatu yang berharga dalam hidupmu, kamu sudah ada di track yang tepat.

Selamat hari minggu, Tuhan memberkati!

Salam,

Profil Penulis

romo_bimo.jpg
Yohanes Bimo Ari Wibowo, MSF; lahir di Jepara, Jawa Tengah. Sejak tahun 1998 menjadi anggota Misionaris Keluarga Kudus (MSF) dengan memasuki Novisiat MSF di Salatiga. Ditahbiskan imam pada tahun 2008, di Yogyakarta. Melayani 3 tahun di Paroki St. Jusup, Pati, Keuskupan Agung Semarang. Sejak tahun 2012 diutus berkarya di Jerman. Saat ini melayani di Paroki Maria Himmelfahrt, Dietramszell, Bayern.